Selintas STIM Nitro Makassar

Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Nitro didirikan di Makassar pada tanggal 26 Juli 1995 oleh Yayasan Fajar Nitro Ujungpandang berdasarkan Akte Notaris: Mestriani Habie, SH., Nomor: 281 tertanggal 31 Januari 1995 di Ujungpandang, Akta perubahan Notaris Abdul Muin Marsidi, SH. Nomor 03, tanggal 20 Oktober 2007. Tercatat sebagai pendiri pertama yayasan ini ialah Alm. Drs. H. Ghazfan S. Ali (Konsultan dan Bankir), H.M. Alwi Hamu (Wartawan dan Pengusaha), Alm. Drs. H. Sjarlis Iljas, M.Ec, Ak. (Pendidik dan Konsultan), HM Aksa Mahmud, H. Aidir Amin Daud, SH, Drs. Andi Syafiuddin Makka, dan Husni Jamaluddin.  Pada saat ini STIM Nitro membina tiga program studi yaitu: Program Studi Manajemen Keuangan dan Perbankan  jenjang Diploma Tiga (D3), Program Studi Manajemen jenjang starata satu (S1), dan program studi Manajemen (S2). Program studi STIM Nitro tersebut telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional dengan nilai “B” untuk Program Studi Manajemen (S1) sesuai Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor: 016/BAN-PT/Ak-IX/S1/1X//2005, sebelum dengan akreditasi ”C” pada tahun 2002 dengan  SK – BAN Nomor: 001/BAN–PT/Ak-VI/S1/II/2002, dan akreditasi  “C” untuk Program Studi Manajemen Keuangan dan Perbankan (D3) dengan  SK BAN Nomor: 011/BAN-PT/Ak-IX/Dpl-III/VII/2009, sebelumnya dengan Nilia 'C" pada tahun 2002 dengan SK BAN Nomor: 002/ BAN–PT/Ak-I/ Dpl-III/IV/2002, kecuali program studi manajemen (S2) yang baru menerima mahasiswa tahun akademik 2007/2008 ijin penyelenggaraan oleh Dikti Nomor: 2095/D/T/2007

STIM Nitro menyelenggarakan program pendidikan Diploma Tiga Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Keuangan dan Perbankan, sedangkan untuk program Strata Satu Jurusan Manajemen dengan Program Studi Manajemen. Adapun konsentrasi yang ditawarkan pada jenjang program Strata Satu jurusan Manajemen adalah Manajemen Keuangan dan manajemen Perbankan.

STIM Nitro adalah sekolah tinggi ilmu manajemen yang berbasis pada bidang manajemen umum, manajemen keuangan dan manajemen perbankan. Lulusan yang dihasilkan oleh STIM Nitro berspesialisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis bank dan nonbank serta berkemampuan untuk mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan dan mandiri dibidang manajemen umum.

Dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan dapat bersaing pada pasar kerja, STIM Nitro telah melakukan berbagai perancangan matakuliah atau kurikulum yang didasarkan pada Manajemen Terapan, yaitu disusun suatu kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang berbasis pada unsur keilmuan dibidang Manajemen. Unsur kualitas pengajaran didukung oleh adanya dosen-dosen berkualifikasi S3 dan S2 bidang Manajemen dan dosen-dosen praktisi dibidang perbankan dan keuangan dan bisnis. Kurikulum yang diterapkan tetap didasarkan pada kebijaksanaan pengembangan pendidikan sesuai peraturan-peraturan yang berlaku dan sesuai dengan azas-azas moral, etika, keilmuan dan ketrampilan yang dapat dipertanggungjawabkan.

                     
                    LAMBANG STIM NITRO


                                                                    

Lambang STIM Nitro yang berbentuk segi lima memiliki makna sebagai berikut:


1. Buah padi yang berbiji 9 yang tubuh mekar dari tulisan nitro yang bertegar diatas
    untain teratai melambangkan sumber-sumber insan yang senantiasa berupaya untuk
    mensejahterakan dan memakmurkan bangsa.

    untaian teratai yang memanku tulisan nitro melambangkan nurani dan budaya 
    akademik yang iklas mendidik putra-putri bangsa dalam berbagi dinamika dan
    rimantika. Sedangkan jumlah biji pada padi dan kapas melambangkan hari jadi nitro
    pada tanggal 17 September.

2. Gedung Monumen dengan pondasi lima tingkat yang menopang wadah api yang
    menyala, berkobar tak kunjung pada melambangkan suatu tekad yang merupakan
    lima falsafah dasar STIM Nitro dan mengembangkan visinya, yakni; Pengabdian kerja
    keras, kebersamaan dan kekeluargaan, keahlian dan keilmuan dan kedisiplinan.

3. Garis emas segi lima tak berujung pangkal melambangkan kesamaan pandang dan
    kesamaan sikap bagi segenap unsur sivitas akademika untuk mengemban misi
    Tridarma Peguruan Tinggi.

4. Warna-warna
    Merah maron sebagai warna dasar utama yang melambangkan sikap keberanian  
    yang arif dan bijaksana.

    Hijau melambangkan perhatian terhadap nilai-nilai keagamaan dan kemakmuran.
    Putih melambangkan kesucian nurani dalam pengabdian.
    Emas melambangkan jiwa ksatria yang bertanggungjawab.
    Kuning melambangkan kedewasaan dalam berpikir dan bertingkah laku






Lembaga Kemahasiswaan

Photo Slide Show